Metode Operatif Wanita (MOW)
A.
Pengertian
Tubektomi adalah setiap
tindakan pada kedua saluran telur yang menyebabkan wanita bersangkutan tidak
akan mendapat keturunan lagi. Tubektomi merupakan alat kontrasepsi yang paling efektif
dengan angka kegagalan kurang dari 1% (Mansjoer, 2005).
Tubektomi atau sterilisasi atau kontrasepsi
mantap wanita ialah suatu kontrasepsi permanen, dilakukan dengan cara tindakan
pada kedua saluran. Tubektomi pada wanita dapat dilakukan dengan anaestesi
lokal dan tanpa mondok. Tehniknyapun bervariasi seperti Tubektomi laparaskopik,
minilaparatomi dll. Tubektomi minilaparatomi dapat dilakukan pada pasca
persalinan/keguguran (BKKBN, 2011).
B.
Indikasi
Tubektomi
(MOW)
·
Usia lebih dari 26 tahun
- Sudah punya anak cukup (2 anak), ank terkecil harus berusia
minimal 5 (lima) tahun
·
Yakin telah mempunyai
keluarga yag sesuai dengan kehendaknya
·
Pada kehamilannya akan
menimbulkan risiko kesehatan yang serius
·
Ibu pascapersalinan
·
Ibu pasca keguguran
Seminar kuldoskopi Indonesia pertama (1972)
telah mengambil keputusan tentang indikasi tubektomi sebagai berikut :
·
Umur termuda 25 tahun dengan 4 anak hidup
·
Umur sekitar 30 tahun dengan 3 anak hidup
·
Umur sekitar 35 tahun dengan 2 anak hidup
Keputusan
ini dikenal denga keputusan 100 (umur ibu x banyaknya anak = 100)
Pada konferensi khusus perkumpulan untuk
sterilisasi sukarela indonesia di medan (3-5 juni 1976) dianjurkan pada umur
antara 25-40 tahun, dengan jumlah anak sebagai berikut :
·
Umur antara 25-30 tahun dengan 3 anak atau lebih
·
Umur antara 30-35 tahun dengan 2 anak atau lebih
·
Umur antara 35-40 tahun dengan 1 anak atau lebih
(Prawirohardjo, 2002)
C.
Kontra Indikasi
Untuk menghindari terjadinya komplikasi ada
beberapa kontra indikasi antara lain:
- Penderita dengan penyakit
jantung/paru-paru.
- Hernia.
- berat badan tidak lebih dari 70 Kg.
(anjuran)
D.
Cara pemasangan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar